7 Destinasi Wisata Musim Dingin di Jepang, dari Sapporo sampai Shirakawa-go

Ilustrasi: 7 Destinasi Wisata Musim Dingin di Jepang, dari Sapporo sampai Shirakawa-go.
Foto: Ilustrasi AI / Japan Populer
JAPANPOPULER.COM - Begitu salju pertama turun, Jepang berubah wajah. Kota-kota yang biasanya sibuk berbenah menjadi pemandangan putih yang tenang, sementara resor pegunungan bersiap menyambut pelancong dari berbagai penjuru dunia. Periode Desember hingga Februari memang menjadi salah satu musim paling dinanti bagi wisatawan yang ingin melihat sisi lain Negeri Sakura, jauh dari keramaian saat perayaan hanami di musim semi.
Sapporo dan Pesona Salju Hokkaido
Ikon paling dikenal dari musim dingin Jepang adalah Sapporo Snow Festival di Hokkaido. Ajang yang biasanya digelar sekitar awal Februari ini memamerkan patung salju berskala raksasa di Odori Park, ditambah deretan karya berskala lebih kecil di kawasan Susukino. Pada malam hari, lampu sorot membuat setiap patung tampak hidup, dan pengunjung bisa berjalan santai di antara hamparan salju yang dipadatkan.
Hokkaido juga punya Niseko dan Furano, dua kawasan yang lama menjadi jujukan peselancar salju mancanegara. Kualitas bubuk salju di sana dianggap salah satu yang terbaik di dunia. Di sisi lain Pulau Honshu, Hakuba di Prefektur Nagano menawarkan pemandangan jajaran Pegunungan Alpen Jepang. Keduanya seolah terlibat dalam kompetisi menarik: siapa yang paling siap menyediakan jalur menantang bagi peselancar berpengalaman sekaligus area aman bagi pemula.
Shirakawa-go dan Desa Bersalju di Gifu
Bagi yang mencari suasana lebih sunyi, Desa Shirakawa-go di Prefektur Gifu layak masuk daftar. Kawasan yang masuk daftar Warisan Dunia UNESCO ini terkenal karena rumah-rumah bergaya gassho-zukuri, beratap jerami tebal dan curam agar salju tidak menumpuk. Sejumlah malam di Januari dan Februari biasanya diisi acara penerangan khusus, ketika cahaya hangat dari dalam rumah memantul di atas hamparan salju.
Tidak jauh dari sana, Jigokudani Monkey Park di Nagano menawarkan pemandangan yang sulit ditemukan di tempat lain. Kawanan monyet salju turun dari hutan dan berendam di kolam onsen alami, tak acuh pada wisatawan yang mengabadikan momen dari balik pagar. Untuk mencapainya, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar setengah jam melewati jalur hutan yang licin.
Onsen Klasik sampai Monster Salju di Yamagata
Ginzan Onsen di Prefektur Yamagata sering disebut sebagai salah satu pemandangan paling fotogenik di musim dingin. Deretan penginapan kayu dari era Taisho berjajar di sepanjang sungai, dan saat malam tiba lampu-lampu jalan yang menyala lembut membuat kawasan ini terasa seperti latar film lama. Karena kapasitas penginapannya terbatas, pemesanan kamar sebaiknya dilakukan jauh hari.
Masih di Yamagata, Zao Onsen memiliki daya tarik berbeda berupa juhyo, pohon-pohon yang membeku dan tertutup es hingga membentuk sosok yang dijuluki "monster salju". Pengunjung bisa naik gondola untuk melihat formasi itu dari ketinggian, lalu meluncur kembali ke bawah dengan ski atau snowboard.
Persiapan Sebelum Berangkat
Berbeda dari musim lainnya, perjalanan di musim dingin menuntut persiapan lebih matang. Suhu di Hokkaido dan wilayah pegunungan bisa jauh di bawah titik beku, sementara jalan setapak di desa wisata kerap tertutup es. Pakaian berlapis, mantel tahan angin, sarung tangan, serta alas kaki antiselip menjadi perlengkapan dasar. Membawa penambah kehangatan seperti heat pack juga membantu saat menunggu transportasi di luar ruangan.
Selain itu, wisatawan dianjurkan memantau prakiraan cuaca harian dan menyiapkan langkah mitigasi sederhana, misalnya menyusun rute alternatif bila kereta atau penerbangan tertunda akibat badai salju. Perjalanan dengan kereta api antarkota umumnya tetap menjadi pilihan paling nyaman karena jalurnya lebih terprediksi dibandingkan jalan raya.
Kota besar seperti Tokyo dan Kyoto juga tidak kehilangan daya tarik. Penerangan musiman menghiasi sejumlah kawasan perbelanjaan, sementara kuil dan taman klasik di Kyoto sesekali tampil berbeda ketika atapnya diselimuti salju. Namun karena salju di sana tidak selalu turun, wisatawan yang berharap mendapat pemandangan itu perlu sedikit beruntung.
Pada akhirnya, pesona musim dingin Jepang terletak pada kontrasnya: keramahan onsen yang hangat di tengah udara membeku, desa-desa tua yang sepi, dan festival yang meriah. Dengan rencana perjalanan yang matang, tujuh destinasi di atas bisa menjadi pintu masuk untuk memahami mengapa banyak orang rela kembali ke Jepang di bulan-bulan terdingin.

Tentang Penulis
Tiara CelineTiara Celine adalah bagian dari tim redaksi Japan Populer yang menyajikan informasi terbaru dan panduan seputar Jepang.
Lihat semua artikel →Berita Terkait
Berita Terbaru

Kuliner
Panduan Kuliner Jepang untuk Pemula: Ramen, Sushi, Udon, Soba, dan Donburi
Senin, 5 Oktober 2026 pukul 12.49

News
Momiji Kairou, Lorong Daun Maple di Tepi Danau Kawaguchi Saat Musim Gugur
Senin, 5 Oktober 2026 pukul 12.45

Tokutei Ginou
Sebelum Ikut Tokutei Ginou di Jepang, Verifikasi Kontrak hingga Ujian
Senin, 5 Oktober 2026 pukul 07.01







