Bidang kerja yang dibuka untuk Tokutei Ginou di Jepang

Ilustrasi: Bidang kerja yang dibuka untuk Tokutei Ginou di Jepang.
Foto: Ilustrasi AI / Japan Populer
JAPANPOPULER.COM - Bekerja di Jepang melalui jalur Tokutei Ginou atau Specified Skilled Worker (SSW) tidak terbuka untuk semua sektor. Pemerintah Jepang hanya mengizinkan tenaga kerja asing masuk pada bidang-bidang yang sudah ditetapkan, dan setiap bidang punya uji keterampilan serta syarat kemampuan bahasa Jepangnya sendiri. Bagi calon pekerja migran asal Indonesia, memahami peta bidang ini adalah langkah pertama sebelum memilih kursus, ujian, agensi penempatan, atau bahkan sebelum menandatangani kontrak kerja sama sekali.
Kesalahpahaman yang paling sering muncul adalah anggapan bahwa siapa pun bisa melamar posisi apa pun asal punya pengalaman kerja. Kenyataannya, sistem ini menuntut kecocokan antara bidang, jenis uji yang dilalui, dan perusahaan penerima. Karena itu, membaca panduan dasar sebelum melangkah jauh akan menghemat waktu, biaya, dan tenaga Anda.
Apa Itu Tokutei Ginou dan Mengapa Bidangnya Dibatasi
Tokutei Ginou dirancang untuk mengisi kekurangan tenaga kerja di sektor-sektor yang membutuhkan keterampilan tertentu, tetapi tidak sampai pada level tenaga ahli profesional. Karena sifatnya yang terarah, pemerintah Jepang membuka bidang secara bertahap, bergantung pada kebutuhan industri dan kesiapan sistem penerimaan di tiap sektor.
Artinya, daftar bidang ini bukan daftar statis. Bidang bisa bertambah, dan tiap bidang punya penyelenggara uji, materi ujian, serta jalur karier yang berbeda. Ada bidang yang hanya terbuka untuk level dasar, ada pula yang sudah menyiapkan jenjang keterampilan lanjutan.
Bidang Kerja yang Dibuka untuk Pemegang Visa Tokutei Ginou
Beberapa bidang berikut memiliki uji keterampilan resmi yang diselenggarakan melalui Prometric, dan nama ujiannya mencerminkan sektornya secara jelas.
- Layanan makanan (food service industry). Bidang ini mencakup pekerjaan di restoran, kafe, dan usaha kuliner lainnya. Uji keterampilan untuk level dasar diselenggarakan khusus untuk sektor ini.
- Manufaktur makanan dan minuman. Berbeda dari layanan makanan, bidang ini berfokus pada proses produksi di pabrik, seperti pengolahan, pengemasan, dan pengendalian mutu produk pangan.
- Pertanian. Bidang pertanian memiliki uji penilaian keterampilan tersendiri, termasuk jenjang level 2 yang menandakan keterampilan lebih tinggi.
- Perikanan dan akuakultur. Subbidang budidaya atau akuakultur memiliki uji evaluasi keterampilan tersendiri, sehingga calon pekerja perlu memastikan jenis uji yang sesuai dengan posisi yang dituju.
- Manufaktur produk industri. Sektor ini mencakup pekerjaan produksi di lini pabrik, dan memiliki jenjang uji lanjutan di samping level dasarnya.
- Perbaikan dan perawatan otomotif. Bidang ini menuntut pemahaman teknis mesin dan kelistrikan kendaraan, dengan uji evaluasi keterampilan yang diselenggarakan secara khusus.
- Akomodasi atau perhotelan. Bidang ini mencakup pekerjaan di hotel, penginapan, dan fasilitas akomodasi lain, dengan uji kecakapan industri yang mengukur pemahaman pelayanan.
Selain kelompok di atas, masih ada bidang lain yang juga dikenal dalam program ini, seperti perawatan lansia, konstruksi, industri perkapalan, dan penerbangan. Karena cakupannya cukup luas dan dapat berubah, Anda sebaiknya memeriksa daftar bidang yang tersedia beserta penjelasan tambahannya sebelum menentukan

Tentang Penulis
DavidPenikmat budaya populer Jepang yang gemar mengulik tren terkini, dari rilis anime terbaru hingga tempat nongkrong hits di Tokyo. Selalu punya alasan untuk membahas budaya J-Pop dan keunikan Jepang yang tidak ada habisnya.
Lihat semua artikel →Berita Terkait
Berita Terbaru

Komunitas
Dubes Kartini Salurkan Bantuan Untuk WNI Terdampak Gempa Kumamoto
Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 11.00

Kuliner
Osu Shopping District, Denyut Belanja dan Kuliner Nagoya yang Tak Pernah Sepi
Sabtu, 3 Oktober 2026 pukul 20.52

Bisnis
Kisah Diaspora Indonesia Sukses Berbisnis di Jepang, dari Kosmetik hingga Travel
Sabtu, 3 Oktober 2026 pukul 20.03







